Adrian Menjawab Panggilan

Adrian Menjawab Panggilan

Hampir setiap pagi, sebelum berangkat ke kantor, saya “bertemu” dengan Adrian Maulana di televisi. Bude menyetel program berita Indonesia Morning Show–yang dipandu Mas Adrian–sebagai teman kami menyantap sarapan. Saat bertemu dengan Mas Adrian secara langsung, Jumat di awal bulan September, saya merasa bertemu dengan sosok berbeda dari yang tampak di televisi. Mas Adrian yang masih dekat dengan citranya sebagai artis itu, ternyata religius.”Tunggu sebentar ya, Mas. Mas Adrian sedang sholat (dhuha),” kata Pak Satpam kepada kami begitu tiba di Kantor NET TV.

Kami kemudian melakukan wawancara untuk majalah cukup lama. Ada anugerah yang sangat disyukuri Mas Adrian pada tahun ini. Dia tak menyangka akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Jika sesuai antrean, Mas Adrian baru akan mendapatkan kesempatan berangkat pada tahun 2017. “Tiba-tiba saya dihubungi oleh pihak travel dan ditawari berangkat tahun ini,” kata dia.

Mas Adrian bisa berangkat pada minggu keempat September ini setelah ada jemaah yang membatalkan keberangkatan. Dia mengaku tak ingin melewatkan kesempatan, meskipun pada saat pertama kali dihubungi oleh pihak travel sempat bingung. Sebabnya, Mas Adrian masih menabung untuk mempersiapkan keberangkatan pada tiga tahun mendatang. “Mungkin karena niatnya baik ya, tiba-tiba Allah memberikan saya rejeki yang jumlahnya cukup untuk saya dan istri bisa berangkat tahun ini juga,” ungkap pria kelahiran 29 Oktober 1977 itu.

Berangkat haji sebenarnya merupakan cita-cita Mas Adrian sejak lama. Untuk menjawab panggilan itu, dia rutin menyisihkan pendapatan dari pekerjaan sebagai artis selama beberapa tahun. Namun sayang, pada bulan Desember 2012, Mas Adrian sempat kehilangan hampir seluruh hartanya karena kecurian. Uang yang awalnya akan digunakan untuk membayar biaya haji pun ludes.

Kejadian itu menjadi titik balik kehidupan Mas Adrian dan istrinya. Mereka berusaha bangkit dan memulai segalanya dari awal lagi. Meskipun mengaku sempat terpuruk, Mas Adrian menyerahkan segalanya pada Tuhan. Sejak saat itu, dia berupaya lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta dan membangun hubungan yang lebih erat dengan anak dan istrinya. “Alhamdulillah hanya dalam kurun waktu dua tahun, Allah mengembalikannya kepada kami,” kata suami Dessy Ilsanty itu.

Mas Adrian bercerita bahwa saat ini dia berusaha menjalani kehidupan dengan lebih seimbang. Yang dikejarnya bukan lagi hanya perkara duniawi. Dia bersyukur karena pekerjaan sebagai pembawa acara IMS turut membantunya menjalankan prinsip itu. Tak banyak yang tahu, sebagai presenter program berita pagi, Mas Adrian dituntut untuk bangun setiap hari pada pukul tiga dini hari. Kewajibannya adalah berada di studio, dua jam sebelum siaran langsung pada pukul enam. Meski harus bekerja sangat pagi, pekerjaan itu ternyata memberikan banyak hikmah. Salah satunya adalah menjadikan dia rajin sholat malam.

Pada bulan Februari 2013, Mas Adrian mulai menjalani pekerjaan sebagai presenter setelah lulus casting. Dia bersyukur karena terpilih dari proses seleksi yang juga diikuti oleh puluhan presenter senior. Menurut Mas Adrian, meskipun saat itu sudah lulus casting, dia hampir tidak menerima pekerjaannya sekarang. “Kalau saya tidak diizinkan untuk sholat subuh di mesjid, lebih baik bukan saya pembawa acaranya,” kata Mas Adrian.

Pekerjaan sebagai pembawa acara berita kini sangat dinikmati pria yang dulu dikenal sebagai pemain sinetron itu. “Yang saya suka dari pekerjaan saya ini adalah ada misi kami untuk menebarkan semangat di pagi hari, yaitu saat orang-orang membutuhkan booster untuk memulai aktifitas,” ungkap Mas Adrian.

Di sela-sela kesibukannya, sarjana teknik mesin itu selalu mencoba menjalankan sholat lima waktu di mesjid. Jika tak ada kesibukan, waktu ashar sampai menjelang maghrib menjadi saat favoritnya membaca buku-buku agama dan spiritual. Bagi Mas Adrian, membaca buku adalah investasi yang penting. Bukan hanya bagi dirinya sendiri, membaca buku adalah sarana transfer knowledge kepada orang lain. “Setiap hari pasti saya baca buku,” pungkas Mas Adrian yang juga rutin menjalankan ibadah puasa sunnah setiap hari Senin dan Kamis itu.

 

Author Description

Dwinanda Ardhi

No comments yet.

Add a comment

You must be logged in to post a comment.

Calendar

November 2017
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Gallery