Something about (Pak) Berly (1)

Something about (Pak) Berly (1)

Namanya Berly Martawardaya. Beliau adalah dosen mata kuliah makroekonomi saya di semester 3. Mendapatkan kelas Pak Berly sebenarnya tidak disengaja. Saya sudah mendaftarkan diri di kelas dosen lain sebelum akhirnya “terlempar” dari kelas itu karena sistem SIAK NG yang sempat bermasalah. Siapa sangka, ada makna di balik “insiden” di atas. Sebuah kehormatan bagi saya dapat bertemu dan berinteraksi dengan Pak Berly.

Inilah perjumpaan demi perjumpaan yang akan sulit saya lupakan.

Saya tidak mendapatkan kesan pertama karena pada pertemuan paling awal terpaksa tidak masuk kuliah. Penyebabnya adalah dinas kantor ke luar kota. Hari sesudahnya, ketua kelas, Aprix, memberitahukan bahwa kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok dan saya ada di kelompok 1. Parahnya, kelompok 1 harus melakukan presentasi pada minggu kedua. Saya ingat betul saat itu hari Kamis dan saya masih akan berada di Surabaya hingga Sabtu malam. Sementara presentasi harus siap pada hari Rabu minggu depannya. Saya belum punya buku makro, silabus, enggak tahu muka dosennya seperti apa, enggak kenal salah satu anggota kelompok, enggak tahu format presentasi yang harus ditampilkan, dan sudah mesti presentasi.

Saya enggak siap dong.

Tapi siap enggak siap, akhirnya Rabu itu datang juga. Tanpa sempat bertemu muka full satu kelompok untuk membahas presentasi, kami maju di depan kelas. Dan tanpa diduga, Pak Berly mengapresiasi presentasi kami dengan baik. Padahal perasaan (yang bagian saya) agak parah dan megap-megap. 😛

Kuliah kedua meninggalkan kesan,” Sumpah keren abis ini dosen.” Pak Berly tampak sangat menguasai bidang makroekonomi. Beliau bahkan sama sekali tidak pernah membuka buku teks. Bahan mengajarnya adalah slide presentasi seminar-seminar ekonomi dalam dan luar negeri, buletin keluaran BPS, dan pernah suatu kali advetorial APBN yang dibuat di biro tempat saya bekerja. 😀

Pak Berly juga selalu mencoba membuat kami berpikir dari sudut pandang global. Jika mengambil contoh kasus atau komparasi, bukan hanya yang terjadi di Indonesia yang menjadi acuan. Wawasan dan pengetahuan beliau yang luas tampak nyata hasil belajar belajar S1 di UI, S2 di Belanda, dan S3 di Italia. Hebatnya, Pak Berly sudah bergelar Ph.D ketika usianya masih thirty something. Pencapaian akademisnya ini meninggikan motivasi saya. Oh iya, dan juga pencapaian akademis itu berjalan seiring dengan pengalamannya berorganisasi. Dia antara lain pernah menjadi General Secretary of Associazione degli Studenti Indonesiani di Italia (ASII) atau Indonesian Students Association in Italia (ISAI), Ketua PPI Amsterdam dan Wakil Ketua PPI Belanda, Ketua Senat FE UI, dan saat ini menjadi salah satu ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana NU.

Di luar kelas, saya sempat meminta kesediaan Pak Berly memberikan rekomendasi untuk melengkapi syarat pendaftaran short course jurnalistik yang ingin saya ikuti. Sebenarnya saya merasa agak enggak enak dan SKSD karena belum kenal secara personal dengan beliau sebelumnya. Namun, Pak Berly ternyata langsung berkenan. Meskipun pada akhirnya aplikasi saya ditolak penyelenggara karena kursus dikhususkan untuk wartawan tulen yang bekerja pada perusahaan media cetak dan elektronik—dan juga bagi mereka yang sudah lulus kuliah, selalu ada rasa haru dan optimisme tiap membaca surat rekomendasi Pak Berly di bawah ini:

Yang juga berkesan dari Pak Berly adalah keinginannya agar kami bisa dan biasa menulis, terutama tentang isu-isu ekonomi (ya kan mahasiswa FE 😀 ). Dari semua dosen di semester 3 ini, hanya Pak Berly yang memberikan tugas menulis esai. Dosen-dosen lain—meski sama susah dan beratnya—menugaskan kami membuat laporan penelitian atau proposal di samping tugas presentasi. Membuat esai itu menantang bagi saya. Rasanya serupa tapi tak sama dengan pekerjaan sehari-hari menulis artikel. Pak Berly menekankan empat hal penting dalam menulis esai:

• Topik
• Teori
• Data
• Rekomendasi

Nah, keempat unsur ini, bagaimanapun caranya, mesti terangkum dalam 1000 kata saja. Alhamdulillah nilai kedua esai saya selalu A (sayangnya nilai akhirnya enggak A). *nangisdipojokan*

Oh iya, soal menulis esai ekonomi, Pak Berly ini jagonya. Mungkin sudah puluhan bahkan ratusan esai dan paper-nya yang dimuat berbagai media dan jurnal dalam dan luar negeri. Ketika saya—yang ngakunya suka nulis ini—bilang terinspirasi dengan kerajinan beliau menulis, Pak Berly menuliskan ini di email:

Dia juga memberi sejumlah tips menulis di media massa dan bahkan alamat email editor beberapa media cetak dan online. *terharu*

Tulisan-tulisan Pak Berly yang dimuat di media, antara lain dapat dibaca lewat link berikut:
www.tulisanopini.blogspot.com

Iseng-iseng, bibit esai tugas pertama dari Pak Berly saya ikutkan dalam lomba Indonesia Economic Outlook 2013 tingkat nasional. Saya mengikuti lomba ini sebenarnya karena diajak Mas Pandu—senior di kantor dan kampus. Penyelenggara lomba ini adalah Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia (Kanopi) FEUI. Jujur sempat minder karena Mas Pandu yang kadar pintar dan rajinnya berlebihan ini kok bisa kepikiran untuk ngajak saya ya. Bukan hanya karena saya merasa tergabung dalam IMaSWATI (Ikatan Mahasiswa Standar Walaupun Baik Hati), tetapi juga bagaimana persiapan bagi waktunya karena pekerjaan dan kuliah tetap jalan terus.

Karena cukup enggak pede dengan esai yang dilombakan itu, iseng-iseng saya sms Pak Berly H-beberapa hari, mohon waktu untuk diskusi gitu. Eh enggak tahunya Pak Berly bilang enggak bisa karena beliau diminta penyelenggara jadi salah satu juri di babak final. Ha-ha-ha…

Jadinya saya mohon doa restu beliau aja deh…

(bersambung)

 

Author Description

Dwinanda Ardhi

Add a comment

Comments (10)

  1. Inez Monday - 07 / 01 / 2013
    Ardhiii.... Ahh km, selalu sj buat kejutan2 ya. Proficiat atas kemenangannya. Jangan berhenti ya teman, selalu berjuang. :)
    • Dwinanda Ardhi Tuesday - 08 / 01 / 2013
      Inez sahabatku yang baik, terima kasih banyak atas supportnya. Kita mesti terus berjuang, apapun tantangannya. Semangat kuliahnya nez! :D
  2. Aprix Monday - 07 / 01 / 2013
    woww.. Really nice and strong words... terkesima dengan betapa suportifnya Pak Berly dengan hal-hal akademik yang lu hadapi, tak luput pula pencapaian keren yang lu dapatkan.. :) Sosok Pak Berly yang gw kenal itu berwawasan luas dan kritis.. kepribadian itu pula yang berusaha beliau tularkan ke mahasiswanya. kagum banget dengan apa yg telah dia capai, semoga pencapaian itu juga tertular ke gw.. hehe aminn.
    • Dwinanda Ardhi Tuesday - 08 / 01 / 2013
      Woww, ketua kelas Pak Berly komen di sini...gw terharu... *ambiltissue* Iya..sangat berharap komunikasi dengan Pak Berly tidak berhenti sampai di semester kemarin aja. Darah-darah muda seperti kita perlu contoh dan tauladan, dan menurut gw Pak Berly bisa dijadikan salah satunya. Lo juga keren kok, bisa dapet straight A di kelas dia... *cie....* :D Amiinnn..semoga pencapaian Pak Berly menular juga ke gw. Thanks for stopping by Prix...
  3. atthia Monday - 07 / 01 / 2013
    as i feel, mr berly is such a clever lecturer that i have met :) walaupun nilai dan pencapaianku tidaks ekeren Ardhi, apa yang beliau ajarkan sudah mampu memompa keinginan saya untuk jadi salah satu ekonom terkemuka di negeri ini suatu hari, aamiin minimal menguatkan keinginan saya untuk bisa jadi peneliti junior di BKF, aamiin (lagi) Terus berjuang Ardhi, Allah knows every effort that you have made :)
    • Dwinanda Ardhi Tuesday - 08 / 01 / 2013
      Yup..bener banget...pintar dan menginspirasi ya lis :D Ih, lilis siapa bilang nilaiku lebih tinggi? *garukgaruktanah* Enggak kok... Bener banget lis, menimbulkan keinginanku juga untuk jadi ekonom..jadi bingung mau jadi ekonom atau praktisi media..hihihi Amiiin...terus berjuang juga liliss...makasii sudah mampir :D
  4. desty pardiyani Monday - 07 / 01 / 2013
    congrats.. trus berjuang & semangat mas untuk mendapatkan apa yg km inginkan.. dtunggu part 2nya :D
  5. Arjuna Tuesday - 08 / 01 / 2013
    Nice Dhi', keep movin' forward.. !! goodLuck :)
    • Dwinanda Ardhi Tuesday - 08 / 01 / 2013
      Wah, ada junaa..apa kabarrr junnn? makasii lhoo udah mampir ke sini...aku jadi malu.. :D Jun, dtg LKS MPK januari ini?

Add a comment

You must be logged in to post a comment.

Calendar

June 2018
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Gallery