Something About (Pak) Berly (2-Habis)

Something About (Pak) Berly (2-Habis)

Karena tempat pelaksanaan lomba Indonesia Economy Outlook (IEO) 2013 di kampus depok, maka saya sekalian menggunakan kesempatan ini untuk mewawancarai Pak Berly. Kebetulan pada bulan Desember lalu, saya ada pekerjaan membuat artikel riviu perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2012 dan prediksi 2013. Narasumber artikel lainnya adalah Wakil Menteri Keuangan II, Pak Mahendra Siregar, dan Kepala Pusat Kajian Ekonomi Makro BKF, Pak Luky Alfirman. Pada pertemuan di kampus itulah, Pak Berly menyampaikan kabar bahwa beliau tidak jadi menjadi juri IEO karena diminta untuk menjadi juri lomba berskala internasional yang juga diselenggarakan di UI.

Mewawancarai Pak Berly membuat saya nervous. Di kelas, dia menjelaskan setiap bab dengan sangat lancar dan pintar. Pada saat sesi riviu abstraksi esai pun, dia selalu bisa memberikan saran penulisan yang detail pada setiap isu pilihan mahasiswa yang sangat beragam. Maka, jika biasanya dia yang bertanya di kelas, kala itu kami mesti bertukar posisi. Cukup deg-degan dong, takut kelihatan enggak menguasai isu. 😀

Pak Berly ternyata sudah menyiapkan intisari data dan jawaban. Kebetulan pointer pertanyaan memang sudah saya kirimkan sehari sebelumnya. Saya merasa beruntung bisa berdiskusi face to face dengan orang pintar seperti beliau. Saya berasumsi bahwa kepintaran dan kekayaan wawasan yang terpancar pastilah hasil belajar keras. Saat itu, dia bahkan menunjukkan berbagai riset yang sedang dia jalankan bersamaan.

Pertemuan itu menyalakan semangat saya.

Wawancara dengan Pak Berly dilakukan pada jam istirahat makan siang. Sesudahnya, saya kembali mengikuti lomba. Di ujung perjumpaan, Pak Bely meminta agar saya memberitahukan hasil lomba kepada beliau. Sedikit menyemangati saya, beliau mengatakan,”Masuk 10 besar itu sudah bagus sekali. Apalagi kalau bisa juara.”

Segala puji hanya bagi Allah, buah lomba IEO sungguh manis rasanya. Saya dan Mas Pandu keluar sebagai juara pertama dan terpilih sebagai peserta diskusi terbaik. Ketika saya mengirimkan laporan hasil lomba lewat sms, Pak Berly memberikan balasan yang membesarkan hati.

“Alhamdulillah bangga sekali mendengarnya. Update CV dan kirim ke tim seleksi beasiswa Belanda supaya meningkat peluangnya.”

Oh iya, saya jadi ingat, ternyata masih ada interaksi dengan Pak Berly untuk urusan yang lain lagi. Kali ini terkait BEM. Jadi, kala itu, ada program kerja divisi kajian strategis melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian. Barangkali ini adalah kunjungan pertama yang pernah dilakukan BEM Program Ekstensi. Tahun sebelumnya program yang dijalankan adalah company visit. Karena kita tidak punya riwayat panjang melakukan aksi turun ke jalan atau kunjungan semacam ini, maka saya mengusulkan kepada teman-teman agar kita berdiskusi terlebih dahulu dengan Pak Berly tentang bagaimana sebaiknya program ini dijalankan. Tentunya dalam kapasitas sebagai mantan Ketua Senat BEM FE UI, beliau adalah sosok yang tepat untuk dijadikan narasumber.

Fany, Kepala Kajian Divisi Strategis, menghubungi Pak Berly. Beliau menyambut positif ajakan kami. Suatu petang di kantin ekstensi, Pak Berly berbagi kisah perjuangan yang dilakukannya dan teman-teman dalam BEM pada masa reformasi dulu. Kurang keren apa seorang PhD dan mantan ketua Senat mau duduk bareng mahasiswa di kantin malem-malem?

Pak Berly memberi saran sebaiknya kami datang ke kantor kemenko perekonomian dengan membawa hasil kajian dan rekomendasi. Pada intinya, kami tidak boleh datang hanya sekadar datang dan mendengarkan paparan program kerja mereka. Kebetulan kami memang sudah menyiapkan sejumlah bahan dan pertanyaan sebelum audiensi dengan Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Penanggulangan Kemiskinan. Namun, ide menyampaikan hasil kajian belum terumuskan secara detail. Baiknya, Pak Berly memaparkan dan memberikan hasil kajiannya tentang kemiskinan di Indonesia sebagai bahan referensi kami. That was very enlighting.

Alhamdulillah, hasil kajian kami diterima dengan baik oleh Bapak Budi Santoso, Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Penanggulangan Kemiskinan, itu. Beberapa media cetak dan online memuat kegiatan audiensi kami (silakan menuju link ini http://bem.pefe.ui.ac.id/?p=2496 untuk berita terkait).

Sekali lagi Pak Berly memercikkan inspirasi.

Yang saya selalu kagum adalah Pak Berly selalu berusaha untuk rendah hati dan memberikan motivasi. Ketika artikel wawancara dengan beliau sudah dimuat di majalah Media Keuangan, dia mengirimkan email ini kepada saya:

Atas semangat yang dia hidupkan berkali-kali dan atas inspirasi dari setiap pencapaian Pak Berly dan interaksi yang terjadi diantara kami, saya berharap dapat terus menjalin komunikasi dengan beliau.

Amiiiiin…

 

Author Description

Dwinanda Ardhi

Add a comment

Comments (4)

  1. Desty Pardiyani Tuesday - 08 / 01 / 2013
    Amin Ya rabbal alamin.. ^^
  2. Aprix Thursday - 10 / 01 / 2013
    selamat yaa Ardhi untuk kemenangannya di IEO dan pencapaian BEM PEFEUI serta wawancara dengan Pak Berly.. you deserve it!

Add a comment

You must be logged in to post a comment.

Calendar

December 2018
M T W T F S S
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Gallery