Tumbuh

Tumbuh

Di kepala saya seperti ada dunia yang sibuk. Saya bisa melihat diri saya di sana dengan banyak rencana dan cita-cita. Dia tampak bersemangat dan passionate dikelilingi berjuta keinginan. Di dunianya, Ardhi yang itu tampak tak bisa lelah, tahan godaan, dan sudah bisa melupakan mantan. Kadang saya ragu sehingga mencoba bertanya apakah dia tahu bahwa Ardhi yang ini seringkali kewalahan mengimplementasikan rencananya menjadi aksi di kehidupan nyata.

Soalnya, tanpa mencoba menyelesaikan rencana-rencana di kepala, rutinitas pekerjaan seperti sudah menghabiskan banyak waktu, pikiran, dan tenaga. Saya mencari-cari akar masalah mengapa bekerja dari Senin hingga Jumat, dari pukul 07.30 sampai 17.00 terasa tak cukup, atau dalam kata lain tidak efektif dan efisien. Saya kira sumber persoalannya ada 4:

a) pekerjaannya memang banyak
b) waktu 24 jam kurang
c) pekerjaannya memang banyak dan waktu 24 jam kurang
d) a, b, dan c adalah excuse yang dicari-cari saja sebagai alibi karena saya tidak disiplin me-manage waktu

Yang membuat saya makin bingung, dulu saya bekerja sambil kuliah dan semuanya pada akhirnya baik-baik saja. Saya bahkan alhamdulillah lulus cum laude. Namun, mengapa sekarang ketika bekerja tanpa kuliah bahkan terasa lebih berat? Pasti ada yang salah di sini.

Sejujurnya, saya senang dikelilingi berbagai kegiatan. Saya lebih senang punya banyak tanggungan pekerjaan daripada tidak menyelesaikan atau hanya meyelesaikan sedikit pekerjaan saja. Namun, di dunia yang bising–tentunya karena kita tak hanya hidup dengan pekerjaan dan cita-cita sendiri–saya sering merasa susah sekali untuk maju jauh. Formula maju itu tampak sangat ideal, sampai tak semua manusia bisa melakukannya:

kerja sempurna, berdoa rajin, bersikap baik ke semua orang bahkan yang tidak baik kepada kita, dan tak boleh putus asa.

*****

Jika saya duduk dan merenungi perjalanan ini agak lama, yang saya dapatkan sampai di titik ini sepertinya memang enggak jelek-jelek amat.

Ada syukur yang panjang karena (meskipun jomblo *yaelah brooh*), saya tidak kekurangan cinta. Affection, dari keluarga dan sahabat, dalam konteks ini, ternyata cukup untuk membuat saya tetap berdiri tegak dan menghadapi segalanya. Termasuk menghadapi mantan yang pergi tanpa sepatah kata perpisahan dan teman yang makan teman. Pada akhirnya saya baik-baik saja, kan, sampai hari ini?

Saya sebenarnya sedang mencari jawaban apakah ketidaknyamanan karena berada di tengah kesibukan dan keseharian yang bising serta dihimpit segudang rencana ini sebenarnya adalah sebuah proses untuk tumbuh. Ada yang bilang bahwa there is no growth in comfort zone and there is no comfort in growth zone.

Memang kita tak dapat memastikan rencana Tuhan. Tapi seandainya Dia membawa saya ke jalan ini untuk menuntun agar saya tumbuh, maka saya berharap mampu membaca bimbingan-Nya. Kekurangan saya banyak, yang paling susah barangkali adalah soal disiplin tadi dan juga fokus. Kelebihan saya tidak banyak, tapi barangkali salah satunya adalah dalam membuat rencana. Persoalannya, mewujudkan (banyak) rencana dan impian itu pada intinya adalah soal disiplin dan fokus.

Seperti kata Rendra,” Perjuangan adalah melaksanakan kata-kata.”

Saya tak ingin salah membaca isyarat Tuhan. Jika segala yang ada di hadapan saat ini adalah ujian yang pada akhirnya mengantarkan saya ke the city of dreams, tak ada yang lebih saya inginkan dari melewatinya sebaik yang saya bisa.

Tuhanku yang Maha Mengabulkan, yang membaca tulisan ini bahkan sebelum dia dibuat, mampukanlah aku menjalani semua ketentuan-Mu.

Amin.

Sumber gambar:
http://hudawabayyinat.wordpress.com/

 

Author Description

Dwinanda Ardhi

Add a comment

Comments (4)

  1. ismi laila wisudana Monday - 15 / 09 / 2014
    Uwooowwww... pendeskripsian dia melalui diri sendiri. Kalo ngak sering2istikhorah, ya sering aja pejam mata di saat hati lg ingin mmlh, trs rasakan di tmpt yg bgmna shrsnya hati memilih.
  2. rina Tuesday - 28 / 10 / 2014
    Amin..semoga selalu dimampukan oleh Yang Maha Mengabulkan doa..

Add a comment

You must be logged in to post a comment.

Calendar

July 2017
M T W T F S S
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Gallery